Rabu, 15 Desember 2010

Cara Membuat Server Pada Windows Seven

  • Oleh : Fajri Rahman_PIS-10-02_30110111

    • Pertama Klik kanan pada ikon wireless kemudian klik open network and sharing center.





  • Kemudian klik change adapter setting .







     
  • Kemudian muncul gambar seperti dibawah ini,





     
  • Lalu klik kanak pada ikon yang tertera di atas kemudian klik properties.
  • Setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini.



  • Kemudian klik Internet Protocol version 4 (TCP/iPv4).
  • Setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini.





     
  • Kemudian pilih Use the following IP address , dengan mengisikan angka 192 untuk kolom ke 1, 168 pada kolom ke 2, 1 pada kolom ke 3, dan pada kolom ke 4 kita boleh mengisi dengan sesuka hati.
  • Kemudian klik ok.
  • Setelah itu selesai, maka buka kembali Open network and sharing center kemudian klik setup new network or conector.





     
  • Setelah itu maka akan muncul gamabr seperti di bawah ini, setelah muncul pilahlah set up a wireless ad hoc ( computer to computer) network, setelah itu klik ikon next.





     
  • Setelah di next maka akan muncul gambar seperti dibawah ini, setelah muncul gambar dibawah kemudian klik ikon next.





     
  • Setelah itu akan muncul gamabr seperti di bawah.





     
  • Kemudian Isi network name, security type seperti yang tertera pada gambar di atas setelah selesai klik next.
  • Setelah semua selesai maka akan muncul gambar ini dan klik close.






    Sekian yang bisa saya sampaikan kurang dan lebih mohon di maklum.


     

Jumat, 05 November 2010

PIS-10-02_30110111_Main Memory

MEMORI UTAMA ( MAIN MEMORY )


Memori utama merupakan media penyimpanan dalam bentuk array
yang disusun word atau byte, kapasitas daya simpannya bisa jutaan susunan.
Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Data yang disimpan pada
memori utama ini bersifat volatile, artinya data yang disimpan bersifat sementara 
dan dipertahankan oleh sumber-sumber listrik, apabila sumber listrik dimatikan
maka datanya akan hilang. Memori utama digunakan sebagai media penyimpanan 
data yang berkaitan dengan CPU atau perangkat I/O.


Peranan dari Memori Utama
Address bus pertama kali mengontak computer yang disebut memori. Yang
dimaksud dengan memori disini adalah suatu kelompok chip yang mampu
untuk menyimpan instruksi atau data. CPU sendiri dapat melakukan salah satu
dari proses berikut terhadap memori tersebut, yaitu membacanya (read) atau
menuliskan/menyimpannya (write) ke memori tersebut. Memori ini diistilahkan
juga sebagai Memori Utama.


Tipe chip yang cukup banyak dikenal pada memori utama ini DRAM ( Dinamic
Random Access Memory ). Kapasitas atau daya tampung dari satu chip ini
bermacam-macam, tergantung kapan dan pada computer apa DRAM tersebut
digunakan.


Memori dapat dibayangkan sebagai suatu ruang kerja bagi komputer dan
memori juga menentukan terhadap ukuran dan jumlah program yang bias juga
jumlah data yang bias diproses. Memori terkadang disebut sebagai primary
storage, primary memory, main storage, main memory, internal memory. Ada
beberapa macam tipe dari memori komputer, yaitu :
1. Random Access Memory ( RAM )
2. Read Only Memory ( ROM )
3. CMOS Memory
4. Virtual Memory


Memori berfungsi menyimpan sistim aplikasi, sistem pengendalian, dan data
yang sedang beroperasi atau diolah. Semakin besar kapasitas memori akan
meningkatkan kemapuan komputer tersebut. Memori diukur dengan KB atau
MB. Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memory yang bisa
digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan program dan data. Kebanyakan
dari RAM disebut sebagai barang yang volatile. Artinya adalah jika daya listrik
dicabut dari komputer dan komputer tersebut mati, maka semua konten yang
ada di dalam RAM akan segera hilang secara permanen.


Karena RAM bersifat temporer dan volatile, maka orang menciptakan suatu
media penyimpanan lain yang sifatnya permanen. Ini biasanya disebut sebagai
secondary storage. Secondary storage bersifat tahan lama dan juga tidak
volatile, ini berarti semua data atau program yang tersimpan di dalamnya bisa
tetap ada walaupun daya atau listrik dimatikan. Beberapa contoh dari secondary
storage ini misalnya adalah magnetic tape, hardisk, magnetic disk dan juga
optical disk.


Jenis-jenis RAM :
Berdasarkan cara kerja :
1. Dynamic RAM (DRAM)
    1. Fast Page Mode DRAM (FPM DRAM)
    2. Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)
    3. Synchronous DRAM (SDRAM)
    4. Rambus DRAM (RDRAM)
    5. Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM)
    6. Untuk video :
        a. Video RAM (VRAM)
        b. Windows RAM (WRAM)
        c. Synchronous Graphic RAM (SGRAM)
2. Static RAM (SRAM)


Berdasarkan Module :
1. Single Inline Memory Module (SIMM)
Mempunyai kapasitas 30 atau 72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk
kegunaan PC zaman 80286 sehingga 80486 dan beroperasi pada 16 bit.
Memory 72 pin banyak digunakan untuk PC berasaskan Pentium dan
beroperasi pada 32 bit. Kecepatan dirujuk mengikuti istilah ns (nano
second) seperti 80ns, 70ns, 60ns dan sebagainya. Semakin kecil nilainya
maka kecepatan lebih tinggi. DRAM (dynamic RAM) dan EDO RAM
(extended data-out RAM) menggunakan SIMM. DRAM menyimpan bit
di dalam suatu sel penyimpanan (storage sell) sebagai suatu nilai
elektrik (electrical charge) yang harus di-refesh beratus-ratus kali setiap
saat untuk menetapkan (retain) data. EDO RAM sejenis DRAM lebih
cepat, EDO memakan waktu dalam output data, dimana ia memakan
waktu di antara CPU dan RAM. Memori jenis ini tidak lagi digunakan
pada komputer akhir-akhir ini.
2. Double Inline Memory Module (DIMM)
Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap
permukaan adalah 84 pin. Ini berbeda daripada SIMM yang hanya
berfungsi pada sebelah modul saja. Menyokong 64 bit penghantaran
data. SDRAM (synchronous DRAM) menggunakan DIMM. Merupakan
penganti dari DRAM, FPM (fast page memory) dan EDO. SDRAM
pengatur (synchronizes) memori supaya sama dengan CPU clock untuk
pemindahan data yang lebih cepat. dan terdapat dalam dua kecepatan
iaitu 100MHz (PC100) dan 133MHz (PC133).
3. RIMM (Rambus)
Dulu dikenali sebagai RDRAM. Adalah sejenis SDRAM yang dibuat
oleh Rambus. DRDRAM digunakan untuk CPU dari Intel yang
berkecepatan tinggi. Pemindahan data sama seperti DDR SDRAM tetapi
mempunyai dua saluran data untuk meningkatkan kemampuan. Juga
dikenali sebagai PC800 yang kerkelajuan 400MHz. Beroperasi dalam
bentuk 16 bit bukan 64 bit. Pada saat ini terdapat DRDRAM
berkecepatan 1066MHz yang dikenal dengan RIMM (Rambus inline
memory module). DRDRAM model RIMM 4200 32-bit menghantar
4.2gb setiap saat pada kecepatan 1066MHZ.


Berdasarkan jumlah pin : 30 pin, 72 pin, 168 pin. Berdasarkan
kecepatannya (nanosecond)
Terdapat beberapa jenis RAM yang beredar dipasaran hingga saat ini yaitu :
1. FPM DRAM (Fast Page Mode Random Access Memory)
Adalah RAM yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori
30 pin mainboard komputer, dimana RAM ini dapat kita temui pada
komputer type 286 dan 386. Memori jenis ini sudah tidak lagi
diproduksi.
2. EDO RAM ( Extended Data Out Random Access Memory)
RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca
dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori
untuk EDO – RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang
daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM).
Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz.
3. BEDO RAM (Burst EDO RAM)
RAM yang merupakan pengembangan dari EDO RAM yang memiliki
kecepatan lebih dari 66 MHz.
4. SD RAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)
RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot
memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual
Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz.
5. RD RAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)
RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali
digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot Memori
untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline
Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.
6. DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM)
RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan
kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat
ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori
untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.



RAM terdiri dari sekumpulan chip. Chip-chip ini mampu untuk menampung:
1. Data untuk diproses.
2. Instruksi atau program, untuk memproses data.
3. Data yang telah diproses dan menunggu untuk dikirim ke output device,
secondary storage atau juga communication device.
4. Instruksi sistem operasi yang mengontrol fungsi-fungsi dasar dari sistem
Komputer.
Semua data dan program yang dimasukkan lewat alat input akan disimpan
terlebih dahulu di main memory, khususnya di RAM yang merupakan memori
yang dapat di akses, artinya dapat diisi dan diambil isinya oleh programmer.


CARA KERJA / KOMUNIKASI RAM KE PROCESSOR

Cara Kerja RAM ke Processor dibagi jadi dua yaitu versi lama dan baru :
-Versi Lama --> Pertama dari RAM harus di filter dulu melewati North Bridge (Chipset) yang terdapat Address Bus (untuk menentukan alamat RAM),Control Bus(untuk mengontrol kinerja( an Data Bus(sebagai alat transfer). Setelah itu akan masuk ke prosessor untuk pengolahan data.
-Versi Baru --> dalam versi baru tidak perlu di filter di dalam NorthBridge(Chipset) tetapi langsung dari RAM ke processor karena Address Bus,Control Bus dan Data Bus sudah ada didalam processor.

RAM terdiri dari DDR1,DDR2,dan DDR3.Berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut:
-DDR1 --> frekuensinya 200Mhz, 400 Mhz dengan tegangan 2,5Volt
-DDR2 --> frekuensinya 533 Mhz,800 Mhz dengan tegangan 1,8Volt
-DDR3 --> frekuensinya 1024 Mhz dengan tegangan 1,5Volt

RAM dibagi menjadi 2 bentuk yaitu:
-Single Channel --> Kanalnya ada 1,dan jenis RAM nya bisa berbeda misalnya PC3200 1GB dengan PC6400 2GB
-Dual Channel --> Knalnya ada 2,dan jenis RAM nya harus identik misalnya PC6400 2GB dengan PC6400 2GB

Cara Memilih RAM yang baik :
-Bandwith semakin besar semakin bagus.
-Latecy(Delay) semakin kecil semakin bagus

CARA PERHITUNGAN MAIN-MEMORY

PC 3200
DDR/64 bit
Clock Speed
Clock Cycle
Bus Speed
Bus Width
Bandwitch
Cycle Time

3200/CL*BW
=3200/2*8
=16
=200 MHz
-SDRAM = 20 =1
-DDR1 = 21    =2
-DDR2 = 22 =4
CL*CS
= 2*200 =400MHz
8 byte
3200
1/CS
=1/200 MHz
=1/2*106  second

Sabtu, 30 Oktober 2010

PIS-10-02_30110111_Cara Kerja I/O Device ( Printer, Monitor, Mouse)

JENIS PRINTER DAN CARA KERJANYA
DOT PRINTER
1.TEKNOLOGI
jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer dot metrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dotmetrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.
2.CARA KERJA
Dot Matrix mengacu pada cara printer menciptakan karakter atau gambaran di atas kertas. Ini dilaksanakan oleh beberapa jarum/pin kecil, yang dibariskan dalam suatu kolom, membentur suatu pita tinta memposisikan antara pin dan kertas, menciptakan titik pada kertas itu. Karakter disu sun atas pola itik dengan menggerakkan printhead secara menyamping ke seberang halaman dalam kenaikan yang sangat kecil. Pin/jarum, terdapat di printhead tersebut, dengan panjang sekitar satu inci dan dikemudikan oleh beberapa pendorong memaksa masing-masing pin menitik/menjepit pita tinta dan menutupi kertas pada suatu waktu tertentu. Kekuatan pada pendorong ini datang dari tarikan yang magnetis dari gelang kawat kecil ( solenoid ) yang diberi tenaga pada situasi tertentu, tergantung pada karakter yang akan dicetak. Pemilihan waktu isyarat mengirim kepada solenoid diprogramkan ke dalam printer untuk masing-masing karakter, dan menterjemahkan dari informasi yang dikirim oleh computer karakter yang mana untuk dicetak.

PRINTER LASER
1.TEKNOLOGI
Secara umum cara kerja printer laser warna adalah menggunakan prinsip rekaman electrophotographic untuk membentuk gambar penuh warna di atas media cetak. Sistem terdiri dari sebuah Drum dan sebuah developing unit untuk masing-masing warna
(cyan, magenta, yellow dan black / CMYK) dan menempatkan gambar toner dari masing-masing warna ke atas media cetak dengan perantara sebuah transfer belt untuk menghasilkan hasil cetak penuh warna
CARA KERJA
Proses cetak printer laser warna melalui beberapa
tahapan sebagai berikut :
1. Charging
Charge Roller dari Imaging Unit diisi dengan muatan negatif oleh High Voltage Power Supply (HVPS) dan terus-menerus kontak dengan permukaan Drum untuk memberikan muatan negatif yang merata diatas permukaan Drum yang berputar dengan kecepatan konstan. Hal ini terjadi secara bersamaan untuk semua warna CMYK.
2. Exposure
Unit Laser akan memancarkan sinar laser yang diatur oleh image data dari Image Processor Board. Pancaran sinar laser diarahkan ke permukaan Drum melalui sistem yang terdiri dari lensa dan cermin. Oleh cermin polygonal yang dapat berputar, sinar laser diarahkan ke permukaan Drum dari ujung ke ujung secara axial selama ia berputar. Muatan negatif diatas permukaan Drum akan berkurang di tempat yang ditembak dengan sinar laser untuk membentuk image/gambar elektrostatis maya diatas permukaan Drum. Proses ini berjalan bersamaan untuk keempat warna CMYK.
3. Development
Secara elektrostatis toner akan menempel pada gambar elektrostatis maya untuk membentuk gambar nyata diatas permukaan Drum. Toner diumpankan ke Developer menggunakan agitator/pengaduk yang berada di dalam Toner Hoper. Pada area yang belum terkena sinar laser, potensial antara Drum dan partikel toner lebih rendah daripada Developer Roller dengan partikel toner. Pada area yang sudah terkena sinar laser, potensial antara Drum dan partikel toner lebih tinggi daripada Developer Roller dengan partikel toner yang menempel di permukaan Drum. Ketika partikel toner menempel diatas permukaan Drum maka muatan negatif partikel akan mengurangi potensial Drum di tempat tersebut, jadi akan mencegah partikel toner lain yang akan menempel. Proses ini terjadi bersamaan untuk keempat warna CMYK.
4. Primary Transfer
Keempat gambar/image dari masing-masing warna yang terbentuk di permukaan Drum ditransfer ke permukaan Accumulator Belt secara berurutan untuk membentuk gambar empat warna secar. Accumulator Belt bersifat konduktif dan menerima muatan positif yang tinggi dari HVPS melalui Transfer Roller. Image/gambar yang bermuatan negatif diatas permukaan masing-masing Drum akan ditarik oleh potensial positif yang sangat kuat dan berpindah ke Accumulator Belt. Selama pemindahan/transfer muatan negatif yang tersisa di permukaan Drum akan dinetralkan oleh muatan positif yang kuat dari Accumulator Belt.
5. Cleaning.
Pembersih Drum terdiri dari sebuah Wiper Blade dan sikat yang akan bersentuhan dengan Drum setelah toner ditransfer ke Accumulator Belt. Sikat pembersih menerima voltase tinggi dari HVPS yang secara elektrostatis memungkinkannya menarik setiap toner yang tersisa di permukaan Drum.
6. Secondary Transfer
Gambar yang terbentuk di permukaan Accumulator Belt ditransfer ke permukaan media cetak/kertas menggunakan voltase dari Transfer Roller. Transfer Roller yang bersifat konduktif menerima muatan positif yang sangat kuat dari HVPS sehingga mauatannya lebih tinggi daripada muatan Accumulator Belt. Karena Transfer Roller terletak dibelakang media cetak, maka gambar diatas Accmulator Belt yang terdiri dari empat warna akan tertarik dan menempel diatas media cetak.

PRINTER INKJET
1.TEKNOLOGI
Meskipun printer inkjet massal pertama diproduksi pada 1980-an, itu hanya pada 1990-an bahwa harga turun cukup rendah untuk teknologi yang untuk dibawa ke pasar konsumen massal.. Canon mengklaim telah menemukan apa yang disebut teknologi 'bubble jet' pada tahun 1977, ketika seorang peneliti sengaja menyentuh sebuah jarum suntik tinta diisi dengan solder besi panas dan panas memaksa setetes tinta keluar jarum. Maka mulai mengembangkan metode pencetakan baru printer inkjet telah membuat kemajuan teknologi yang cepat dalam beberapa tahun terakhir. Pertama, printer tiga warna berhasil membuat pencetakan inkjet warna pilihan yang terjangkau, tetapi sebagai model empat-warna yang superior menjadi lebih murah untuk memproduksi dan menjual, maka luka menjadi standar dan pilihan penggunaan cetak Inkjet memiliki dua manfaat utama dari printer laser: lebih rendah biaya dan kemampuan printer warna-cetak. Tapi sementara printer inkjet adalah
harga yang jauh lebih sedikit dari printer laser, mereka sebenarnya lebih mahal untuk menggunakan dan memelihara. Cartridges perlu diubah lebih sering dan dilapisi kertas khusus yang dibutuhkan untuk menghasilkan output berkualitas tinggi sangat mahal. Pada biaya per tingkat halaman, biaya cetak inkjet sekitar 10 kali lebih banyak dari pencetakan laser.
2.CARA KERJA
Inkjet mencetak, seperti pencetakan laser, adalah proses non-dampak. Tinta dipancarkan dari nozel sementara mereka melewati media. Operasi dari sebuah printer inkjet mudah untuk memvisualisasikan: tinta cair dalam berbagai warna yang disemprotkan ke atas kertas dan media lainnya, seperti film plastik dan kanvas, untuk membangun citra. Sebuah print head scan halaman dalam strip horisontal, menggunakan perakitan motor printer bergerak dari kiri ke kanan dan kembali lagi, sementara kertas yang digulung dalam langkah-langkah vertikal, lagi oleh printer
A strip (atau baris) gambar dicetak, maka kertas bergerak, siap untuk strip berikutnya. Untuk mempercepat, kepala cetak tidak mencetak satu baris piksel dalam setiap pass, tetapi deretan vertikal piksel pada suatu waktu. Untuk printer inkjet kebanyakan, print head memakan waktu sekitar setengah detik untuk mencetak strip di halaman. Pada halaman 8 1 / 2 "- lebar khas, print head beroperasi pada 300 deposito tapi setidaknya 2.475 titik di seluruh halaman. Hal ini berarti waktu respon rata-rata sekitar 1/5000th per detik Cukup feat teknologi! Dalam masa depan, namun, uang muka akan memungkinkan untuk kepala cetak yang lebih besar dengan menembak nozel lebih pada frekuensi yang lebih cepat, memberikan resolusi asli hingga 1200dpi dan kecepatan cetak mendekati orang-orang dari printer laser warna saat ini (3 sampai 4 halaman per menit dalam warna, 12 untuk 14ppm dalam monokrom) Dengan kata lain,. menurun biaya untuk meningkatkan teknologi. kertas melalui nozel kecil, seperti menyalakan selang air dan mematikan 5.000 kali per detik. Jumlah tinta didorong ke halaman ditentukan oleh perangkat lunak driver cetak yang mendikte yang nozel menembak tetesan, dan kapan Nozel digunakan pada printer inkjet adalah nyaris baik dan pada model awal mereka menjadi mudah tersumbat. Pada printer inkjet modern ini jarang masalah, tapi cartridge berubah masih bisa
berantakan di beberapa mesin. Masalah lain dengan teknologi inkjet adalah kecenderungan untuk noda tinta segera setelah pencetakan, tetapi ini juga, telahmeningkat secara drastis selama beberapa tahun terakhir dengan pengembangan komposisi tinta baru.


 JENIS MONITOR DAN CARA KERJANYA

CARA KERJA MONITOR CRT
Cara kerjanya adalah mula-mula katoda tabung dipanaskan oleh pin heater sekitar 6v AC hingga elektron mudah ditembakkan, elektron ini diarahkan oleh magnetik D-Y yoke ke arah permukaan tabung yang dilapisi oleh fosfor RGB; Red,Green,Blue. Elektron-elektron ini akan ditembakkan sesuai dengan input, pada kaki-kaki katoda tabung gambar. Dalam hal ini yang berhubungan langsung dengan bagian IC vidio AMP/Transistor penguat akhir pada PCB CRT. Apa bila lapisan katoda dipanasi maka permukaan katoda dengan mudah melepaskan electron-electronya.Dalam teori listrik yang bisa berpindah atau bergerak adalah electron.Bagian electron guns akan menembakkan elektron sesuai inputan,apabilah electron ini bertabrakan dengan lapisan fosfot yang berada di bagian depan CRT (screen) fosfor tertembak,elektron akan berpendar,maka kita melihat warna didepan monitor.Tabung elektron-elektron ini tentu saja tidak asal-asalan ditembakkan begitu saja,namun terlebih dahulu di defleksikan oleh deflection yoke. Itulah proses dasar pembentukan gambar.


CARA KERJA MONITOR LCD
Secara Sederhana LCD (Liquid Crystal Display) terdiri dari dua bagian utama. yaitu Backlight dan kristal cair. Backlight sendiri adalah sumber cahaya LCD yang biasanya terdiri dari 1 sampai 4 buah berteknologi . Lampu Backlight ini berwarna putih. Sedangkan kristal cair yang akan menyaring cahaya backlight. Cahaya putih merupakan susunan dari beberapa ratus cahaya dengan warna yang berbeda . Beberapa ratus cahaya tersebut akan terlihat jika cahaya putih mengalami refleksi atau perubahan arah sinar. Warna yang akan dihasilkan tergantung pada sudut refleksi. Jadi jika beda sudut refleksi maka beda pula warna yang dihasilkan. Dengan memberikan tegangan listrik dengan nilai tertentu, Kristal cair dapat berubah sudutnya. Dan karena tugas kristal cair adalah untuk merefleksikan cahaya dari backlight maka cahaya backlight yang sebelumnya putih bisa berubah menjadi banyak warna. Kristal cair bekerja seperti tirai jendela. Jika ingin menampilkan warna putih kristal cair akan membuka selebar-lebarnya sehingga cahaya backlight yang berwarna putih akan tampil di layar. Namun Jika ingin menampilkan warna hitam. Kristal Cair akan menutup serapat-rapatnya sehingga tidak ada cahaya backlight yang yang menembus (sehingga di layar akan tampil warna hitam). Jika ingin menampilkan warna lainnya tinggal atur sudut refleksi kristal cair.

CARA KERJA MONITOR LED
Bekerja dengan kumpulan pixel LED warna merah , hijau , biru yang dengan memberikan tegangan ke masing-masing pixel maka , LED akan menghasilkan sinar merah , hijau , dan biru.


MOUSE DAN CARA KERJANYA
Pada dasarnya, penunjuk (pointer) yang dikenal dengan sebutan “Mouse” dapat digerakkan kemana saja berdasarkan arah gerakan bola kecil yang terdapat dalam mouse. Jika kita membuka dan mengeluarkan bola kecil yang terdapat di belakang mouse, maka akan terlihat 2 pengendali gerak di dalamnya. Kedua pengendali gerak tersebut dapat bergerak bebas dan mengendalikan pergerakan penunjuk, yang satu searah horisontal (mendatar) dan satu lagi vertikal (atas dan bawah). Jika kita hanya menggerakkan pengendali horisontal maka penunjuk hanya akan bergerak secara horisontal saja pada layar monitor komputer. Dan sebaliknya jika penunjuk vertikal yang digerakkan, maka penunjuk (pointer) hanya bergerak secara vertikal saja dilayar monitor. Jika keduanya kita gerakkan maka gerakan penunjuk (pointer) akan menjadi diagonal. Nah, jika bola kecil dimasukkan kembali, maka bola itu akan menyentuh dan menggerakkan kedua pengendali gerak tersebut sesuai dengan arah mouse yang kita gerakkan. Pada sebagian besar mouse terdapat tiga tombol, tetapi umumnya hanya dua tombol yang berfungsi, yaitu tombol paling kiri dan yang paling kanan. Pengaruh dari penekanan tombol atau yang di kenal dengan istilah “Click” ini tergantung pada obyek (daerah) yang kita tunjuk. Komputer akan mengabaikan penekanan tombol (click) bila tidak mengenai area atau obyek yang tidak penting. Kemudian dalam penggunaan mouse juga kita kenal istilah “Drag” yang artinya menggeser atau menarik. Apabila kita menekan tombol paling kiri tanpa melepaskannya dan sambil menggesernya, salah satu akibatnya obyek tersebut berpindah atau menjadi pindah (tersalin) ke obyek lain dan terdapat kemungkinan lainnya. Kemungkinan-kemungkinan ini tergantung pada jenis program aplikasi apa yang kita jalankan. Mouse terhubung dengan komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada mouse. Ujung kabel tersebut dimasukkan dalam port yang terdapat di CPU komputer.

Kamis, 28 Oktober 2010

PIS-10-02_30110111_CPUZ

CPU-Z adalah sebuah software(perangkat lunak) yang berfungsi untuk memeriksa komputer baik desktop atau notebook.

1.Prosesor : merupakan otaknya komputer.Didalam prosesor terdapat ALU (Arithmatical Logical Unit) sebagai pusat perhitungan aritmatika dan logika,CU(Control Unit) sebagai pengontrol kinerja komputer dan Register.
*Name : menunjukan Jenis dari prosesor tersebut
*Code Name : menunjukan nama kode dari prosesor
*Package : menunjukan tipe dari motherboard
*Technology : ukuran dari prosesor
*Specification : Penjelasan/spesifikasi dari prosesor
*family
*Ext.Family
*Model
*Ext.Model
*Stepping
*Revision
*Instructions :
-MMX --> sebuah perluasan instruksi mikroprosesor yang membantu proses perhitungan pada beberapa aplikasi yaitu multimedia,game,editor gambar dll
-SSE --> merupakan hasil pengembangan dan penyempurnaan dari teknologi MMX.
-SSE2 --> mengembangkan instruksi-instruksi MMX sehingga dapat beroperasi pada register XMM 128 bit.
-SSE3 --> merupakan perkembangan dari SSE2. SSE3 memiliki 13 tambahan instruksi baru SIMD, atau dengan kata lain SSE3 memiliki 13 instruksi lebih banyak daripada SSE2. Tambahan instruksi baru tersebut digunakan untuk membantu pemrosesan matematika yang kompleks, grafik, proses pengkodean video,serta sinkronisasi thread
-EM64T --> memungkinkan prosesor untuk berjalan dengan kode 64-bit baru dan untuk mengakses memory yang lebih besar, yang memberikan performa grafis yang hebat dan kecepatan proses data yang lebih tinggi

2. Clock (Core #0)

-Core Speed : Kecepatan berfikir processor, semakkin banyak program yang dijalankan semakin bertambah kecepatanya
-Multiplier : Menentukan berapa cepat CPU dijalankan
-Bus Speed : Kecepatan mengakses data / jalur
-QPI Link : Kemampuan core untuk membagi tugas atau yang dimuat oleh bus ke RAM

3.Cache -> memiliki peranan penting dalam menentukan kinerja sebuah komputer
-L1 data : tingkatan cache teratas dengan kapasitas memory terkecil dan tercepat
-L2 : mempunyai kapasitas lebih besar dari L1 tapi lebih lambat

Minggu, 17 Oktober 2010

PIS-10-02_30110111_Langkah - Langkah Merakit PC

LANGKAH – LANGKAH MERAKIT PC

Mempersiapkan Bahan dan Alat
Langkah 1 Sebaiknya lakukan perakitan PC di ruangan tertutup dan bebas debu. Siapkan meja kerja yang cukup lebar untuk menyimpan semua peralatan dan perlengkapan, serta simpan sebuah kursi yang nyaman. Jangan merokok, karena 1 abu rokok bisa mengotori dan merusak komponen PC, terutama prosesor. Tempatkan air minum Anda jauh dari meja kerja. Gunakan pula lampu penerangan yang cukup kuat.

Langkah 2 Untuk menghindari arus statik pastikan outlet listrik di rumah Anda telah dibumikan atau gunakan gelang antistatik dan sandal karet. Gelang anti-statik merupakan gelang berkabel yang salah satu ujungnya menempel pada casing PC. Jangan berdiri dengan telapak kaki telanjang atau menginjak sesuatu yang menghantarkan listrik, seperti lembar vinyl atau lembaran plastik.

Membuka Casing dan Memasang Power Supply
Langkah 3 Siapkan casing, bukalah dari dusnya dan keluarkan. Casing yang kami gunakan di sini adalah model tower dengan penutup samping. Bukalah kedua penutup samping dengan melepas keempat baut yang berada di belakang casing. Simpanlah terlebih dahulu kedua penutup samping itu di tempat yang aman.

Langkah 4 Pasanglah swicthing power supply unit (PSU) adapter pada tempat yang telah disediakan. Pada model tower dan middle tower, biasanya tempatnya di sisi paling atas. Lalu rekatkan dengan empat buah baut. Anda bisa mengabaikan langkah ini bila casing yang Anda beli telah menyertakan PSU di dalamnya.

Memasang CPU dan Motherboard 3
Langkah 5 Bukalah boks motherboard Anda, keluarkan dan letakkan mobo tersebut di meja. Namun sebelumnya, beri alas pada bagian bawah motherboard dengan gabus yang tersedia dalam boksnya. Carilah soket chip prosesor pada motherboard. Soket tersebut memiliki lubang sesuai dengan jumlah pin pada chip. Pada salah satu sudutnya pasti ada dua lubang yang tertutup.

Langkah 6 Lepaskan tuas pengait prosesor dengan cara menekannya lalu tarik ke atas. Posisi pengait tersebut harus benar-benar tegak lurus, sehingga lubang soket terbuka seluruhnya. Ambillah 4 prosesor, peganglah pada sisi-sinya. Lalu posisikan pada soket prosesor, pastikan sudut yang bertanda segitiga berada di dekat pengait. Tancapkan chip prosesor pada soket dan pastikan pinnya menancap semuanya. Berhati-hatilah, jangan sampai pinnya bengkok atau patah.

Langkah 7 Setelah chip masuk dengan tepat ke dalam soket, turunkan kembali pengait dengan cara menekannya ke bawah. Kaitkan hingga benar-benar terkunci agar chip prosesor tidak lepas. Chip yang tidak terkunci bisa pula menimbulkan error saat komputer dijalankan .

Langkah 8 Sebaiknya beri heatsink dan fan pada chip prosesor agar prosesor tidak cepat panas dan tahan lama. Oleskan sedikit thermal paste atau pasta pendingin di atasnya, lalu tempelkan heatsink dan kipas di atasnya. Kuncilah kipas prosesor dengan menekan dua pengaitnya secara bergantian dan hati-hati.

Langkah 9 Kuncilah kipas prosesor dengan menekan dua pengaitnya secara bergantian dan hati-hati. Jangan sampai Anda menekan terlalu keras pada sisi atas kipas. Lalu tancapkan kabel power untuk kipas ke motherboard. Letak soketnya biasanya berada di sebelah soket prosesor, cari saja yang bertuliskan CPU FAN .

Langkah 10 Berikutnya pasang kartu memori (RAM) pada slot DIMM yang telah disediakan. Sesuaikan jenis RAM dengan motherboard yang Anda gunakan. Mau tahu mobo Anda mendukung jenis memori apa? Lihatlah bentuk slot memori pada mobo. Bila slot tersebut memiliki dua pembatas antarpin, berarti jenis RAM yang harus Anda pakai SD-RAM. Sebaliknya, bila hanya ada satu pembatas pin, maka gunakan jenis DDR-RAM. Untuk memasangnya, buka terlebih dahulu kait 6
pengunci kartu memori, lalu tancapkan kartu dengan benar. Pastikan seluruh kaki kartu tertancap pada slot. Kemudian kunci posisinya dengan memasukkan pengait pada tuas penguncinya ke lubang pada kartu memori.

Langkah 11 Beralihlah ke casing, pasang baut alas untuk mobo pada pelatnya. Warna bautnya biasanya keemasan dan berlubang. Baut ini biasanya disertakan pada saat Anda membeli casing PC. Bila tidak ada, maka Anda bisa membelinya di toko aksesori komputer terdekat. Pastikan penempatannya sesuai dengan jumlah dan posisi lubang baut yang dimiliki mobo. Kemudian kencangkan baut tersebut dengan menggunakan tang .

Langkah 12 Siapkan pula pelat penutup belakang, sebagai tempat munculnya port PS/2, USB, COM, paralel dan soundcard. Plat ini juga disertakan saat Anda membeli casing PC. Pasanglah pada sisi belakang casing, posisinya di bawah power supply. Setelah itu, pasanglah bautnya.

Langkah 13 Angkat motherboard dan letakkan ke dalam casing. Posisikan mobo dengan mengepaskan lubang bautnya di atas baut-baut alas. Lalu pasang baut-baut mobo yang telah diberi cincin isolator. Penggunaan cincin isolator hanya untuk menghindari adanya hubungan arus pendek antara jalur-jalur motherboard dengan baut. Namun demikian, desain mobo yang ada saat ini telah mencegah adanya jalur elektronik ke seputar lubang baut. Setelah terpasang semuanya, kencangkan satu persatu dengan menggunakan obeng.

Langkah 14 Pasang konektor yang berasal dari lampu LED, spiker, tombol power dan tombol reset PC ke mobo. Letak pinnya biasanya berada di depan slot PCI. Meski harus berhati-hati, Anda tak perlu merasa khawatir pemasangan konektornya terbolak-balik. Masing-masing pin di mobo sudah ada namanya. Tinggal sesuaikan saja namanya dengan nama konektor yang akan ditancapkan .

Langkah 15 Berikutnya, hubungkan konektor kabel power yang berasal dari PSU ke port power yang berada di mobo. Port power biasanya berwarna putih dengan jumlah pin sebanyak 12 buah. Biasanya letak port power berdampingan dengan soket floppy. Model mobo modern seluruhnya telah menggunakan konektor ATX yang diberi pengait, sehingga pemasangan konektor power tak mungkin terbalik .

Langkah 16 Tancapkan pula konektor power prosesor pada port power tambahan. Konektor power tambahan ini diperlukan bila Anda memakai prosesor berbasis Pentium 4, karena prosesor Pentium 4 memerlukan tenaga tambahan agar dapat berjalan dengan optimal. Letak port power tambahan biasanya berada di sebelah slot kartu VGA, berbentuk bujur sangkar dengan jumlah pin sebanyak empat buah. Pemasangannya mudah, tinggal berpatokan pada pengaitnya saja.

Memasang Kartu VGA
LANGKAH17 Ada dua tipe VGA, model AGP dan PCI. Model VGA yang menggunakan slot PCI biasanya terdapat pada mobo komputer lama. Slot PCI pada mobo berwarna putih dan lebih panjang dibanding slot AGP yang berwarna coklat gelap. Dalam contoh ini, kami gunakan yang kartu VGA model AGP. Lepas plat penutup casing yang paling dekat dengan port AGP. Gunakan tang jepit apabila pelat agak susah dibengkokkan.
LANGKAH18 Tancapkan kartu VGA ke slotnya dengan perlahan dan tegak lurus. Pastikan lempeng besi pada pangkal kartu VGA masuk pada celah yang telah Anda buka di Langkah 17 tadi.

Langkah 19
Pastikan kedudukan kartu grafis Anda sudah mantap dan tidak miring. Tekan lagi secara perlahan bila memang belum mantap. Biasanya, di samping slot AGP terdapat sebuah pengait. Geser pengait tersebut untuk mengunci kartu grafis Anda. Beberapa kartu VGA memiliki colokan untuk power tambahan. Jika ada, ambil konektor power dari power supply dan colokan ke port power yang ada di kartu VGA. 12

Langkah 20 Setelah pemasangan kartu dengan kabel power-nya sudah selesai, pasangkan bautnya untuk mengencangkan posisi kartu VGA pada rangka casing. Pastikan lagi posisi kartu tersebut tidak berubah dan tidak goyah dari slotnya.

Memasang Kartu Suara
Langkah 21 Umumnya, kartu suara atau sound card dipasang pada slot PCI yang tersedia di motherboard. Sebelum dipasang, lepaskan dulu plat penutup casing di dekat slot PCI yang Anda inginkan. Gunakanlah tang untuk membuka plat tersebut agar mudah. Caranya sama seperti awal pemasangan kartu VGA. Putuskan penghubung plat dengan casing dan cabutlah platnya. Sebaiknya, slot PCI yang digunakan untuk pemasangan kartu suara ini posisinya tidak terlalu dekat dengan kartu VGA.

Langkah 22 Ambil kartu suara Anda, lalu tancapkan ke slot PCI tersebut secara perlahan dan tegak lurus. Pastikan lempeng besi pada pangkal kartu VGA masuk dengan pas pada celah yang telah Anda buka di Langkah 21.

Langkah 23 Kencangkan posisinya dengan pemasangan baut.

Memasang Kartu Lainnya
Langkah 24 Anda bisa memasang kartu lainnya di slot PCI yang masih tersisa. Misalnya, Anda ingin memasang modem internal atau LAN card. Lakukan hal yang sama seperti yang Anda lakukan pada Langkah 21 hingga 23.
Langkah 25 Mobo menyisakan dua pasang pin USB yang bisa Anda manfaatkan untuk memasang port USB tambahan di bagian depan PC. Maka bila Anda memiliki kartu untuk memasang port USB/USB2 dan kartu Firewire tambahan, maka pasanglah juga .

Memasang Kipas Tambahan
Langkah 26 Anda bisa memasang kipas tambahan pada casing untuk menjaga sirkulasi udara di dalam PC tetap normal. Tambahkan dua kipas, masing-masing di muka dan satunya di belakang. Kipas di muka berfungsi untuk menyedot udara, sedangkan kipas belakang untuk mengeluarkan udara dari dalam PC. Gunakan baut yang sesuai dengan lubang kipas untuk menguatkannya. Pasang konektor power-nya dengan konektor power dari kotak power supply.

Memasang Hard Disk
Langkah 27 Siapkan hard disk. Pertama, aturlah jumper pada hard disk. Jumper ini ada di bagian belakang hard disk dan memiliki lima pasang pin. Bila hard disk yang akan Anda pasang cuma satu, maka setlah jumper ke posisi “MASTER”. Jika ada dua hard disk, maka cabut jumper hard disk ke dua dan posisikan sebagai “SLAVE”. Petunjuk pemasangan jumper biasanya ada pada sisi atas hard disk.

Langkah 28 Biasanya, posisi jumper pada hard disk baru akan langsung berada pada posisi master. Jika, belum, cabutlah jumper dengan tang. Kemudian pasang pada posisi master. Anda bisa mengenali pin untuk master dengan melihat inisialnya. Biasanya sih pin untuk master berinisial “DS (MASTER)”, atau sepasang pin paling kiri. Pasang jumper secara vertikal dengan menancapkannya langsung ke pin.

Langkah 29 Pasang kabel data IDE jenis ATA/66 pada port data di belakang hard disk yang punya 49 pin (24 pasang + 1 pin). Pemasangannya cukup mudah. Agar pemasangan pas, bagian yang tak berlubang dari ujung kabel data harus dipaskan ke bagian port yang tak ada pinnya. Cara lain yang lebih sederhana yaitu dengan melihat penanda warna pada kabel. Bagian yang berwarna merah harus ditempatkan dekat dengan soket power untuk hard disk. Lalu, pasang ujung satunya dari kabel data tersebut pada soket IDE 1 atau primary IDE pada mobo (biasanya sih berwarna biru dan ditandai dengan tulisan “IDE1 Primary”). Cara pemasangannya sama dengan pemasangan ke hard disk .

Langkah 30 Pasanglah kabel power dari power supply ke hard disk. Port kabel power ini punya 4 pin berukuran besar. Pasang dengan pas hingga seluruh ujung konektornya mentok.
LANGKAH 31 Setelah itu pasang hard disk pada drive bay berukuran 3,5 inci. Drive bay tersebut biasanya juga cocok untuk memasukkan floppy drive. Jika sudah pas, pasanglah bautnya.


Memasang Cd-Rom Drive
Langkah 31 Ruang untuk CD-ROM drive berukuran 5,25 inci dan berada di atas floppy drive dan hard disk. Sebelum menempatkan CD drive, buka dulu penutup bay-nya. Biasanya, penutupnya ada dua lapis, penutup dari plastik dan lempengan logam. Untuk membuka penutup plastik, tinggal tekan pentupnya dari bagian dalam. Sedangkan, untuk membuka yang logam, Anda perlu tang untuk memotongnya, karena penutup ini menyambung dengan rangka casing.

Langkah 32 Sebelum memasang, pastikan posisi jumper. Port jumper di CD-ROM drive optik terdiri dari tiga pasang pin. Jika Anda ingin menjadikan drive tersebut menjadi drive utama atau pertama, tempatkan jumper-nya pada bagian master. Sebaliknya, jika ingin dijadikan drive sekunder atau slave, taruh jumper-nya pada posisi slave.

Langkah 33 Sekarang masukkan drive ke dalam bay yang telah disiapkan tadi. Posisikan dengan tepat, sehingga posisi depan drive pas dengan permukaan depan casing. Setelah itu pasanglah baut pengencangnya.

Langkah 34 Pasanglah kabel data jenis Ultra ATA 33 untuk menghubungkan drive dengan mobo. Jenisnya sama dengan kabel data untuk hard disk, maka cara pemasangannya pun sama. Pasang salah satu ujung kabel ke port data di belakang CD drive. Lalu, pasangkan ujung lainnya ke port IDE 2 atau secondary IDE pada mobo (biasanya berwarna hitam dan posisinya di samping port IDE primary).

Langkah 35 Pasang kabel CD audio (ada pada paket CD-ROM drive yang Anda beli) pada port audio di belakang CD-ROM drive yang memiliki empat pin kecil. Kemudian pasangkan ujung lainnya pada kartu suara, tepatnya pada sepasang pin yang bertuliskan”CD IN”.

Langkah 36 Setelah itu pasanglah kabel power untuk CD-ROM drive. Pemasangannya sama saja dengan pemasangan kabel power untuk hard disk. Ambil saja salah satu kabel power dari power supply dan pasangkan pada port power (dengan 4 pin besar) yang ada di belakang drive. Untuk pemasangan drive optik lainnya seperti CD-RW drive, DVD-ROM drive, dan sebagainya, prinsipnya sama.

Mengenal Port
1. Colokan mouse PS/2. 2. Colokan kibor PS/2. 3. Colokan USB (Universal Serial Bus) untuk peranti-peranti berkonektor USB, seperti USB Flash Disk atau mouse USB. 4. Port COM (communication port) merupakan colokan serial pada PC. 5. Port paralel atau LPT1, digunakan untuk printer, scanner, dan peranti lainnya. 6. Colokan VGA untuk dihubungkan ke monitor. 7. Port MIDI, bisa Anda pakai untuk joystick. 8. Audio Out warna hijau dan hitam ini untuk spiker. 9. Audio In warna merah ini untuk mikrofon. 10. Line In pada modem untuk dihubungkan dengan kabel telepon di rumah An da. 11. Audio In warna biru ini untuk peranti musik lainnya, misalnya radio/tape.

PIS-10-02_30110111_Perangkat Pada PC

Komputer dan Komponennya

Komponen komputer bisa kita pisah menjadi komponen dalam dan komponen tambahan (peripheral). Komponen dalam komputer berupa CPU, Motherboard, RAM, Hard drive (CD/DVD drive, Floppy Drive, Hard disk), dan juga kartu2 seperti Sound Card, VGA Card, TV Tuner Card dll. Berikut adalah penjelasan dari setiap komponen.

1. Prosesor (CPU)

Prosesor atau CPU (Central Processing Unit) adalah chip yang terdiri dari jutaan transistor. CPU berfungsi sebagai otaknya komputer dalam memproses data. Untuk komputer kelas desktop, standar menggunakan Prosesor Intel Pentium 4 atau Prosesor AMD Athlon 64. Semakin berat program yang dijalankan, maka tuntutan prosesor dengan kapasitas besarpun lebih besar.

2. Motherboard

Motherboard memiliki beberapa fungsi penting yaitu untuk menentukan dan mengatur alat yang akan dipasangkan di komputer, selain itu juga mengontrol komponen komputer dan menentukan kemampuan sistem. Oleh karenanya Motherboard merupakan komponen utama dalam komputer. Motherboard memiliki komponen penting seperti soket, chipset sistem dan bermacam slot seperti slot prosesor, slot RAM, slot Ekspansi, dan juga port-port yang sanga berpengaruh dalam menjalankan komputer seperti port USB, mouse, keyboard, port untuk printer firewire, dan sebagainya.

3. RAM (Random Access Memory)

RAM adalah komponen komputer yang berfungsi sebagai memori atau penyimpan data sementara ketika kita menjalankan program komputer. Jadi, begitu komputer mati, data yang terekam pada RAM pun terhapus.

4. Kartu VGA

Sering pula kita sebut kartu video dan kartu grafis. Kartu Video ini berguna untuk mengolah tampilan (display) pada layar komputer kita. Kartu video sangatlah penting karena menentukan kualitas gambar.

5. Kartu Suara

Kartu suara juga memegang peranan penting. Karena kartu ini berfungsi sebagai input dan output suara.

6. Hard Disk Drive (HDD)

Biasanya kita cukup menyebutnya Hard disk. Tentu kita tahu Hard disk sangatlah penting karena berguna sebagai media penyimpanan (Storage) data-data dan program bahkan sebagai boot device utama komputer. Hard disk berbeda dengan RAM. Hard disk bisa menyimpan data secara permanen meski komputer dalam keadaan mati. Semakin besar
kapasitas suatu hard disk, maka data yang bisa disimpanpun semakin banyak.

7. Floppy disk (Disket)

Kita mungkin sudah hampir melupakan komponen satu ini. Tidak heran jika sudah banyak yang meninggalkannya, media penyimpanan berbentuk kotak tipis ini juga memiliki banyak kelemahan diantaranya berdaya tampung sangat minimalis (tak lebih dari 1,44MB), dan data yg tersimpan pun rawan rusak.

8. USB Flash Drive

Media penyimpanan yg biasa kita sebut Flash disk ini memang selain praktis, daya tampungnya pun sudah cukup besar.

9. CD Drive

Apabila kita ingin membakar CD, maka kita membutuhkan CD Drive yang berfungsi untuk membakar (Burning). Biasanya kita sebut dengan CD-RW. Sedangkan kalau kita hanya memiliki CD Rom biasa, artinyaCD Drive kita hanya bisa digunakan untuk membaca.

Selasa, 12 Oktober 2010

Tugas Algoritma ( Menentukan Akar Persamaan Kuadrat ax2 + bx +c=0

#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;

int main(int argc, char *argv[])
{
    int a,b,c;
    float x1,x2;
   
    printf("Masukkan nilai a : ");
    scanf("%i",&a);
    printf("Masukkan nilai b : ");
    scanf("%i",&b);
    printf("Masukkan nilai c : ");
    scanf("%i",&c);
    printf("\n");
    x1 = -b + ((b*b) - (4*a*c))^0,5) / 2*a;
    printf("Hasil x1 adalah : %.2f \n",x1);
    x2 = -b - ((b*b) - (4*a*c))^0,5) / 2*a;
    printf("Hasil x2 adalah : %.2f \n",x2);
    printf("\n");
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}

Tugas Algoritma ( Konversi Angka ke Bil Romawi )

#include <iostream>
#include <stdlib.h>

using namespace std;

int main(int argc, char *argv[])
{
    int a;
printf("Masukkan nilai a : ");
scanf("%i",&a);
    switch (a)
    {
        case 1 :
             printf("I \n");
        break;
        case 2 :
             printf("II \n");
        break;
        case 3 :
             printf("III \n");
        break;
        case 4 :
             printf("IV \n");
        break;
        case 5 :
             printf("V \n");
        break;
        case 6 :
             printf("VI \n");
        break;
        case 7 :
             printf("VII \n");
        break;
        case 8 :
             printf("VIII \n");
        break;
        case 9 :
             printf("IX \n");
        break;
        case 10 :
             printf("X \n");
        break;
    }
 
 
  system("PAUSE");   
  return EXIT_SUCCESS;
}

Tugas Algoritma ( Kalkulator Sederhana )

#include <iostream>
#include <stdlib.h>

using namespace std;

int main(int argc, char *argv[])
{
    int a,b,c,d;
    printf("masukannilai a :");
    scanf("%i",&a);
    printf("masukan nilai b :");
    scanf("%i",&b);
    printf("1. Penjumlah \n");
    printf("2. Pengurangan \n");
    printf("3. Perkalian \n");
    printf("4. Pembagian \n");
    printf("pilihan : \n");
    scanf("%i",&c);
    switch (c)
    {
        case 1 :
            d=a+b;
            printf("hasil jumlah %i \n", d);
        break;
        case 2 :
            d=a-b;
            printf("Hasil jumlah %i \n", d);
        break;
        case 3 :
            d=a*b;
            printf("hasil jumlah %i \n", d);
        break;
        case 4 :
            d=a/b;
            printf("hasil jumlah %i \n", d);
        break;
    }   
  system("PAUSE");   
  return EXIT_SUCCESS;
}

Tuga Algoritma ( Menentukan Nilai Index Mahasiswa dari Input Nilai )

#include <iostream>
#include <stdlib.h>

using namespace std;

int main(int argc, char *argv[])
{
    int uas,uts,nilai;
    printf("Masukan Nilai UAS : \n");
    scanf("%i",&uas);
    printf("Masukan Nilai UTS : \n");
    scanf("%i",&uts);
    nilai=(uas+uts)/2;
    if (nilai>75)
    {
        printf ("A \n");
    }
    else if(nilai <=75 && nilai > 60)
    {
        printf ("B \n");
    }
    else if(nilai <=60 && nilai > 50)       
    {
        printf("C \n");
    }
    else if(nilai <=50 && nilai >= 40)
    {
        printf("D \n");
    }
    else if(nilai <40)
    {    
        printf("E \n");
    }       
  system("PAUSE");   
  return EXIT_SUCCESS;
}

Senin, 04 Oktober 2010

Universal Serial Bus

USB merupakan port standard yang ada di komputer saat ini, setiap komputer yang kita beli saat ini selalu dilengkapi setidaknya satu atau lebih konektor USB. Konektor-konektor USB tersebut dapat ditancapi berbagai perangkat mulai dari mouse sampai printer secara mudah dan cepat. Sistem operasi saat ini juga sangat mendukung keberadaan USB, mulai versi windows xp ke atas bahkan sudah terdapat installer berbagai perangkat USB yang include dalam satu paket program windows tersebut. 
Dibandingkan dengan menyambungkan perangkat ke jenis port lain yang terdapat di komputer, penggunaan port USB sangat-sangat mudah. Satu dekade lalu sebelum tersedia port USB di komputer kita. menyambungkan suatu perangkat ke komputer bisa membuat kepala pusing. Masalah tersebut antara lain:
·        Printer harus disambungkan ke port parallel, padahal sebagian besar komputer yang diproduksi saat itu bahkan sampai saat ini hanya dilengkapi dengan satu port paralel saja. Zip drive yang membutuhkan koneksi speed tinggi juga menggunakan port paralel untuk dapat terhubung ke komputer. Speed yang dibutuhkan adalah transfer data berkecepatan tinggi, sedangkan port paralel tidak mampu mengakomodir kecepatan tinggi tersebut sehingga kita harus bersedia berlama-lama menunggu hanya untuk satu proses copy data kecil saja.
·        Modem, beberapa jenis printer, dan kamera digital  menggunakan port serial untuk bisa terhubung ke komputer, padahal sebagian besar komputer yang diproduksi saat itu hanya memiliki maksimal dua port serial. Sekedar info port serial dikenal sangat lambat dalam proses transfer data, karena data ditranfer secara serial bit per bit.
·         Piranti yang memerlukan koneksi yang lebih cepat harus dipasang dengan card tersendiri, yang tentu saja hal ini membutuhkan space tersendiri jika ingin dipasang di slot card komputer. beruntung jika masih ada sisa slot di komputer kita J
Tujuan diciptakannya USB adalah untuk mengakhiri masalah tersebut.  Universal Serial Bus (USB) menyediakan cara tunggal, standar dan mudah untuk menghubungkan device ke komputer sampai dengan 127 perangkat dalam satu port USB.
Beberapa contoh perangkat yang telah dibuat dalam versi USB antara lain:
·         Printer
·         Scanner
·         Mouse
·         Joystick
·         Kamera Digital  
·         Webcam
·         Modem
·         Load speaker
·         Telepon
·         Video phone
·         dll

KABEL DAN KONEKTOR USB
Menyambungkan perangkat USB ke komputer sangatlah mudah. Anda hanya perlu mencari port USB di bagian belakang komputer anda, kemudian tancapkan konektor USB ke port USB tersebut, dan selesai.
Jika perangkat yang anda tancapkan adalah perangkat baru yang belum pernah terinstal di komputer anda sebelumnya, sistem operasi komputer anda secara otomatis akan mencoba mengenalinya dengan auto detect. Jika driver perangkat tersebut sebelumnya sudah terinstal di komputer maka anda dapat langsung menggunakan perangkat tersebut. Perangkat USB tersebut dapat di disambung-putus kapanpun dibutuhkan.

Banyak jenis perangkat USB dilengkapi dengan kabel konektor USB sendiri. Ada 2 jenis konektor USB yang ada di pasaran yakni konektor USB tipe A dan tipe B. USB standard menggunakan konektor  jenis A dan B untuk mencegah kebingungan konsumen. Gunakanlah konektor jenis A untuk socket USB jenis A dan Konektor jenis B untuk socket USB jenis B.
USB HUB
Sebagian besar komputer yang  ada saat ini hanya dilengkapi paling banyak 4 port USB. Bagaimana jika anda membutuhkan lebih dari 4 port USB untuk perangkat anda? Tentu saja anda dapat menggunakan USB hub. Saat inipun sudah banyak tersedia USB hub di pasaran mulai dari belasan ribu rupiah anda sudah bisa mendapatkannya. USB standard mampu mendukung sampai 127 perangkat dalam satu port, salah satu di antaranya adalah USB hub.
Umumnya USB hub mempunyai 4 port, dalam beberapa jenis lain dapat lebih dari itu. Tancapkan USB hub ke port USB yang ada di komputer anda, kemudian tancapkan perangkat USB anda ke hub tersebut. Dengan menyambungkan hub-hub tersebut satu sama lain anda dapat menyediakan sampai puluhan port USB di komputer anda.
USB standard mampu memberikan supply tegangan ke perangkat yang terhubung dengan port tersebut. Tentu saja perangkat yang membutuhkan power tinggi seperti printer dan scanner harus memiliki power suply sendiri, tetapi perangkat yang hanya memerlukan catu daya rendah seperti mouse dan kamera digital dapat memperoleh catu daya langsung dari USB. Catu USB mencapai 500mA pada tegangan 5 V.
PROSES YANG TERJADI di USB
Ketika host (komputer) mencatu perangkat USB, host mendata perangkat yang terhubung ke bus USB dan menyiapkan alamat memori untuk masing-masing perangkat tersebut. Proses tersebut disebut enumerasi. Perangkat USB tersebut juga langsung diinisialisasi oleh host ketika terhubung ke bus USB. Host juga mencoba mencari dan memilihkan tipe transfer data apa yang cocok untuk perangkat tersebut. Sebagai contoh:
·            Interrupt – untuk perangkat yang hanya memerlukan transfer data kecil seperti: mouse dan keyboard
·       Bulk –  untuk perangkat yang memerlukan transfer data besar seperti: printer
·       Isochronous – untuk perangkat yang memerlukan transfer data dua arah, dan memerlukan resolusi tinggi seperti: speaker dan  webcam

Host dapat juga mengirim perintah dan mendata parameter-parameter yang diperlukan dengan menggunakan control packet.
Setelah perangkat didata oleh host, host kemudian mengatur total bandwith yang diperlukan oleh perangkat yang menggunakan mode isochronous dan interrupt. Perangkat dengan mode transfer data tersebut dapat menggunakan sampai 90 persen dari total 480 Mbps yang disediakan port USB. Setelah 90 persen bandwith tersebut dipakai, host akan menolak akses ke perangkat isochronous dan interrupt yang lain. Control packet dan paket untuk transfer data tipe bulk kemudian menggunakan total bandwith yang tersisa tersebut (sedikitnya 10 persen).
Universal Serial Bus (USB) membagi bandwith yang tersedia dalam bentuk frame-frame, host kemudian mengontrol frame-frame tersebut. Frame mengandung 1500 byte, yang terbentuk setiap milidetik. Dalam frame, perangkat dengan mode transfer data isochronous dan interrupt mendapatkan jatah bandwith tersendiri sesuai dengan kebutuhan bandwith perangkat tersebut.
KARAKTERISTIK USB
USB mempunyai karakteristik sebagai berikut: 
·        USB dapat disambungkan ke 127 perangkat, baik tersambung  secara langsung atau melalui hub.
·       Dengan kabel USB tunggal perangkat USB dapat terhubung sejauh 5 meter dari komputer. Dengan hub perangkat USB dapat terhubung  sejauh 30 meter, dengan  hanya menggunakan 6 kabel hub saja.
·       Dengan USB 2.0 kecepatan transfer data dapat mencapai 480 Mbps (Megabits per second).
·        Kabel USB mempunyai dua kabel untuk power yakni +5V dan ground serta sepasang kabel sebagai kabel data.
·        Pada kabel USB terdapat power yang mampu menyuplai sampai 500 mA pada tegangan 5 V.
·         Perangkat seperti mouse dapat langsung mendapatkan catu daya secara langsung dari USB. Printer memerlukan catu tersendiri sehingga tidak memerlukan catu dari komputer.
·         Perangkat USB dapat disambung-putus dari komputer kapanpun dibutuhkan dengan mudahnya.
USB TIPE  2.0
USB 2.0 Standard dirilis di pasaran sejak April 2000 yang merupakan versi upgrade  USB seri 1.1. USB 2.0 (High-speed USB) menyediakan bandwith tambahan untuk aplikasi multimedia dan penyimpanan yang mempunyai kecepatan transfer data 40 kali lipat lebih cepat bila dibandingkan dengan USB versi 1.1. USB 2.0 juga menggunakan konektor dan kabel yang sama seperti versi pendahulunya sehingga perangkat yang dulu memanfaatkan versi sebelumnya dapat juga dipakai di USB 2.0.
USB 2.0 Mampu mendukung tiga mode speed (1.5, 12 dan 480 Mbps), USB 2.0 mampu mendukung perangkat berbandwith rendah seperti keyboard dan mouse sebaik perangkat berbandwith tinggi seperti web cam beresolusi tinggi, scanner, printer dan sistem memori berkapasitias tinggi. USB 2.0 memungkinkan pengguna untuk menjalankan berbagai perangkat USB dalam satu waktu secara simultan, tanpa mengalami gangguan sedikitpun.
Referensi
computer.howstuffworks.com